<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Linux vs Microsoft: Mengembalikan Pengetahuan kepada Publik</title>
	<atom:link href="http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/</link>
	<description>“If you give me rice, I’ll eat today; if you teach me how to grow rice, I’ll eat every day.” [Mahatma Gandhi]</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Nov 2009 01:43:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Link</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-783</link>
		<dc:creator>Link</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 04:16:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-783</guid>
		<description>pengen punya laptop apa PC,trus bisa berkreasi,tapi sayangnya belum bisa beli,inspirasiku tertunda dalam hati,ya beginilah,padahal pengen ngerti,tapi ga&#039; punya PC...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pengen punya laptop apa PC,trus bisa berkreasi,tapi sayangnya belum bisa beli,inspirasiku tertunda dalam hati,ya beginilah,padahal pengen ngerti,tapi ga&#8217; punya PC&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dirgita</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-780</link>
		<dc:creator>dirgita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2009 03:10:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-780</guid>
		<description>Yap, fatwa MUI itu bernomor: 1/MUNAS VII/MUI/15/2005. Itulah makanya, unit-unit komputer dengan software bajakan lebih sering terkena &quot;azab&quot;. Komputer jadul saya sewaktu masih pake yang begituan (karena nggak ngerti), sering banget keluar-masuk RS, entah karena ada berkas penting yang hilang sehingga tidak bisa boot, kena virus, PSU hangus, monitor &quot;byar-pet&quot;, printer tiga kali rusak, empat kali beli baru (dengan tiga printer usianya ga lebih dari satu tahun), dan lain sebagainya. Tapi semenjak pake Linux, alhamdulillah, cuma pernah sekali PSU-nya terbakar dan dua printer yang ada usianya cukup panjang, meskipun salah satunya (yang kelima beli baru) nggak terlalu kompatibel dengan Linux.

Sama seperti komen dari &lt;a href=&quot;http://rizalrepublic.wordpress.com/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;revorizaal&lt;/a&gt;, dua-duanya kita anggap bagus aja. Yang ga bagus itu kalo kita pake bajakan (terutama software yang bersifat proprietary). Kalo pake bajakan, setidaknya ada tiga hal buruk yang kita perbuat, yakni: 1) tidak menepati janji, 2) tidak menghargai, dan 3) masa bodoh (yang penting ga ketahuan -- tapi Tuhan melihat).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yap, fatwa MUI itu bernomor: 1/MUNAS VII/MUI/15/2005. Itulah makanya, unit-unit komputer dengan software bajakan lebih sering terkena &#8220;azab&#8221;. Komputer jadul saya sewaktu masih pake yang begituan (karena nggak ngerti), sering banget keluar-masuk RS, entah karena ada berkas penting yang hilang sehingga tidak bisa boot, kena virus, PSU hangus, monitor &#8220;byar-pet&#8221;, printer tiga kali rusak, empat kali beli baru (dengan tiga printer usianya ga lebih dari satu tahun), dan lain sebagainya. Tapi semenjak pake Linux, alhamdulillah, cuma pernah sekali PSU-nya terbakar dan dua printer yang ada usianya cukup panjang, meskipun salah satunya (yang kelima beli baru) nggak terlalu kompatibel dengan Linux.</p>
<p>Sama seperti komen dari <a href="http://rizalrepublic.wordpress.com/" rel="nofollow">revorizaal</a>, dua-duanya kita anggap bagus aja. Yang ga bagus itu kalo kita pake bajakan (terutama software yang bersifat proprietary). Kalo pake bajakan, setidaknya ada tiga hal buruk yang kita perbuat, yakni: 1) tidak menepati janji, 2) tidak menghargai, dan 3) masa bodoh (yang penting ga ketahuan &#8212; tapi Tuhan melihat).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mamet</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-775</link>
		<dc:creator>mamet</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 03:43:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-775</guid>
		<description>nga komen,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nga komen,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: reinN Jrin</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-756</link>
		<dc:creator>reinN Jrin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 14:32:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-756</guid>
		<description>bagus..
memang seharusnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus..<br />
memang seharusnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agus</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-194</link>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2007 12:43:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-194</guid>
		<description>Kalau tidak salah MUI pernah mengeluarkan fatwa bahwa pembajakan atas HAKI adalah haram hukumnya. Jadi solusinya bisa dengan menggunakan OS berbasis opensource dan free. Sudah halal murah lagi bahkan gratis. Sudah saatnya kita mengenalkan IT kepada anak-anak kita dengan cara benar dan halal agar mereka tidak menjadi pembajak baru nantinya. Hidup FOSS.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau tidak salah MUI pernah mengeluarkan fatwa bahwa pembajakan atas HAKI adalah haram hukumnya. Jadi solusinya bisa dengan menggunakan OS berbasis opensource dan free. Sudah halal murah lagi bahkan gratis. Sudah saatnya kita mengenalkan IT kepada anak-anak kita dengan cara benar dan halal agar mereka tidak menjadi pembajak baru nantinya. Hidup FOSS.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ambar76</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-31</link>
		<dc:creator>ambar76</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jul 2007 04:28:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-31</guid>
		<description>Setuju banget. 
IMHO, cuma menurut saya, hal yang paling membedakan antara linux dengan windows adalah cara pandangnya. dengan pola pandang yang sangat sentralistis dan berorientasi pada keuntungan, maka akan sangat sulit bagi kita untuk mengembangkan teknologi. sebab, ketika seorang programer menciptakan atau membuat software, maka yang ada dalam kepalanya adalah bagaimana meriah keuntungan sebesar2nya dari produk yang ia ciptakan. bisa jadi semangat untuk menyebarkan pengetahuan sebagai saalah satu cara untuk mengembangkan pengetahuan, malah tidak pernah ia gagas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju banget.<br />
IMHO, cuma menurut saya, hal yang paling membedakan antara linux dengan windows adalah cara pandangnya. dengan pola pandang yang sangat sentralistis dan berorientasi pada keuntungan, maka akan sangat sulit bagi kita untuk mengembangkan teknologi. sebab, ketika seorang programer menciptakan atau membuat software, maka yang ada dalam kepalanya adalah bagaimana meriah keuntungan sebesar2nya dari produk yang ia ciptakan. bisa jadi semangat untuk menyebarkan pengetahuan sebagai saalah satu cara untuk mengembangkan pengetahuan, malah tidak pernah ia gagas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: revorizaal</title>
		<link>http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-30</link>
		<dc:creator>revorizaal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 18:11:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ambar76.wordpress.com/2007/03/28/linux-vs-microsoft-mengembalikan-pengetahuan-dari-komoditi-menjadi-ranah-publik-linux-vs-microsoft-returning-knowledge-from-commodity-to-public-sphere/#comment-30</guid>
		<description>Pada saatnya orang akan tahu bahwa OS linux adalah sebuah revolusi. Dan salah satu revolusi terhebat linux menurut saya adalah terbukanya sourcecode yang memungkinkan skema transfer teknologi secara luar biasa. Konsep yang memungkinkan bermunculannya inovasi pemuda indonesia. Bukti nyata adalah distro2 yang udah dibikin oleh anak bangsa. Sebenarnya sih saya lebih suka ambil sikap tengah2. Microsoft n linux sama baiknya. Cuman....
1. Saya tidak punya uang sekian ratusribu (bahkan lebih...) untuk membeli windows. 
2. Hardware compi saya &quot;tidak nyampe&quot; klo pingin coba vista(itupun klo syarat 1 memenuhi he3x.).
3. Perangi pembajakan. Masak jadi negara pembajak ketiga terus...(sesekali jadi nomer satulah...eh maksudnya anti pembajakan...he3x).
4. Klo pengen desktop yang keren, desktop 3D Linux sudah lebih dari cukup(bahkan lebih...). Pertama kali ngeliat di youtube...wih..keren..Kayaknya desktop aero udah ketinggalan jaman.
5. Virus...Virus..Virus...install ulang lagi.
Mengutip perkataan mao zedong(klo ga salah..he3x) &quot;Tidak penting seekor kucing berbulu putih ato merah selama ia masih bisa menangkap tikus&quot;. Selama linux ato windows bisa menjadi motor perkembangan teknologi anak bangsa...ya gak masalah.
Dengan melihat kondisi daya beli masyarakat indonesia, banyaknya pembajakan dan  melihat inovasi putra bangsa melalui transfer teknologi yang dilakukan opensource, kiranya kita bisa menilai  mana diantara linux dan windows yang lebih lihai &quot;menangkap tikus&quot;...eh maksudnya memajukan teknologi informasi di negara tercinta ini
salam
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada saatnya orang akan tahu bahwa OS linux adalah sebuah revolusi. Dan salah satu revolusi terhebat linux menurut saya adalah terbukanya sourcecode yang memungkinkan skema transfer teknologi secara luar biasa. Konsep yang memungkinkan bermunculannya inovasi pemuda indonesia. Bukti nyata adalah distro2 yang udah dibikin oleh anak bangsa. Sebenarnya sih saya lebih suka ambil sikap tengah2. Microsoft n linux sama baiknya. Cuman&#8230;.<br />
1. Saya tidak punya uang sekian ratusribu (bahkan lebih&#8230;) untuk membeli windows.<br />
2. Hardware compi saya &#8220;tidak nyampe&#8221; klo pingin coba vista(itupun klo syarat 1 memenuhi he3x.).<br />
3. Perangi pembajakan. Masak jadi negara pembajak ketiga terus&#8230;(sesekali jadi nomer satulah&#8230;eh maksudnya anti pembajakan&#8230;he3x).<br />
4. Klo pengen desktop yang keren, desktop 3D Linux sudah lebih dari cukup(bahkan lebih&#8230;). Pertama kali ngeliat di youtube&#8230;wih..keren..Kayaknya desktop aero udah ketinggalan jaman.<br />
5. Virus&#8230;Virus..Virus&#8230;install ulang lagi.<br />
Mengutip perkataan mao zedong(klo ga salah..he3x) &#8220;Tidak penting seekor kucing berbulu putih ato merah selama ia masih bisa menangkap tikus&#8221;. Selama linux ato windows bisa menjadi motor perkembangan teknologi anak bangsa&#8230;ya gak masalah.<br />
Dengan melihat kondisi daya beli masyarakat indonesia, banyaknya pembajakan dan  melihat inovasi putra bangsa melalui transfer teknologi yang dilakukan opensource, kiranya kita bisa menilai  mana diantara linux dan windows yang lebih lihai &#8220;menangkap tikus&#8221;&#8230;eh maksudnya memajukan teknologi informasi di negara tercinta ini<br />
salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
