Siapa yang ga kenal kucing? hewan satu ini bisa dibilang hewan yang paling dekat dengan kehidupan manusia, selain annjing. Kucing dipuja, dicintai, disayangi oleh manusia karena kelucuannya, kelembutannya dan kemanjaannya. Pada masa pemerintahan Cleopatra, kucing dijadikan salah satu dewa yang dipuja dan disembah oleh rakyat Mesir. sekarang, salon kucing tumbh bbak jamur di musim hujan.

Kucing mempunyai dua sisi yang paradoks. Pada satu sisi, Kucing dianggap sebagai representasi dewa/dewi karena kelembutannya. Tapi Kucing juga dianggap sebagai representasi setan atau makhluk kegelapan, terutama bagi kucing yang berbulu hitam. Mata kucing yang bersinar di kegelapan, seolah-olah mengawasi manusia dari sisi yang paling gelap.

As for me, cat is one of the untrusted animal in the world. You should never trust the shy and pity look in their face. It trick you!! Aku gemas melihat kelucuan kucing. Apalagi kalo mereka masih kecil..Aku suka mengelus bulu-bulu mereka yang lembut, terutama yang dipelihara dengan baik. Sekali lagi: DIPELIHARA DENGAN BAIK !!! Tapi… aku tidak pernah percaya dengan kucing, karena dibalik kelembutan, kelucuan dan kemanjaannya, kucing akan menipu kita. Seekor kucing yang telah dipelihara dengan baik dan diberi makan penuh gizi, dia akan tetap mencuri ikan di atas meja ketika tuannya pergi. Kucing hanya akan menampakkan wajah manisnya di depan tuannya. Dia akan bersikap manja, duduk atau tidur bergelung di bawah kaki tuannya hingga sang tuan akan merasa nyaman dan terlena. Kemudian, ketika sang tuan terlelap atau terlena, kucing akan mengobrak-abrik ruang makan. Mencari sepotong ikan milik tuannya.

Perseteruan kucing itu terjadi dan berpotensi menimbulkan konflik yang besar. Ada perbedaan pandangan mengenai memelihara kucing, sekali lagi MEMELIHARA kucing. Memelihara means commitment. Komitmen untuk dengan teratur merawat, memberi makan, memandikan, membersihkan kotoran, menjaga agar hewan-hewan itu tidak mengganggu pihak lain, mengajak bermain dan lain sebagainya. And it takes more than just a will to take care.

Maka, ketika komitmen itu tidak bisa dipenuhi, event a little part of it, you need to re-think about the concept of commitment. Because, ada pihak lain yang juga mempunyai hak dan kewajiban. Ada pihak lain yang haknya menjadi terbatas karena kewajibannya. Dan kewajibannya itu akan menjadi hak orang lain. Begitu seterusnya.

It’s not the cat that I hate. It’s the attitude (of the cat and the owner) that I’m concern..sigh…:((