Ingin rasanya Arindha meninggalkan semua hiruk pikuk ini, lalu bergelung bagai janin dalam rahim ibu. Sudah satu jam ia duduk di depan komputer, tapi tak ada yang dilakukannya. Semangat dan harapannya hilang bagai dihisap Dementor dari penjara Azkaban. Pelan-pelan…hingga akhirnya tak ada lagi semangat dan harapan itu…meninggalkan seonggok tubuh manusia tanpa nyawa, jiwa dan roh…

Mendadak Arindha merasa dengung AC di kantornya, lagu yang diputar di komputernya, bahkan suara gemercik air di kolam depan ruangannya, turut berpartisipasi untuk menghilangkan kegembiraannya. Padahal, biasanya suara-suara itu justru meningkatkan energi dan semangatnya. Arindha merasa dunianya makin mengerut. Seperti sebuah planet yang terhisap blackhole di luar angkasa. Hilang…

Dementor dan sebuah blackhole…perpaduan yang mengerikan untuk menghilangkan semangat….sigh!!!!