Orang tua jaman sekarang sudah amat dimudahkan dengan teknologi. Pas anaknya butuh minum, sudah ada susu formula dengan kandungan vitamin dan gizi yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Ketika sudah waktunya makan makanan padat, ada bubur instan yang siap dimakan hanya dengan menambahkan air panas. Nah, giliran mo pergi jalan-jalan, ada popok sekali pakai atau pampers yang siap menampung air kencing anak-anak sebanyak apapun.

Persoalannya, tidak semua anak atau bayi yang cocok atau bisa memakai popok sekali pakai ini. Keluhan yang sering muncul adalah timbulnya iritasi atau ruam di sekitar selangkangan dan pantat bayi atau balita. Bercak merah-merah ini sangat mengganggu bagi bayi atau balita. Akibatnya, bayi atau balita akan rewel, menangis dan merasa tidak nyaman. Lebih jauh lagi, perjalanan keluarga akan terganggu bahkan bisa-bisa malah jadi batal.

Untuk mengatasi iritasi itu, beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

1. Cuci alat kelamin bayi/balita dan sekitarnya dengan air bersih setiap selesai kencing atau BAB.

2. Ganti pampers yang telah dipakai dengan yang baru setelah pemakaian 3-4 jam, meskipun pampers belum terlalu penuh.

3. Jika bayi sudah telanjur mengalami iritasi cara tradisional beikut mungkin manjur. Caranya: bersihkan alat kelamin dengan air bersih, lap sampai kering. Lalu oleskan campuran kunir/kunyit parut dengan minyak kelapa yang telah dipanaskan sebelumnya. Tapi ingat,  tunggu sampe minyak tersebut dingin/hangat dulu ya? kalo terlalu panas, bisa-bisa kulit anak anda malah melepuh.

Lakukan hal ini setiapkali kita mengganti popok/pampers anak kita. Sebisa mungkin hindarkan pemakaian pampers untuk sementara waktu. Setidaknya, sampai iritasi/merah-merah di sekitar alat kelamin anak kita hilang.

4. Yang terpenting, latih anak-anak kita untuk belajar menggunakan toilet (toilet training) ketika hendak buang air kecil atau buang air besar. Khususnya bagi anak usia diatas 1 tahun.

semoga bermanfaat.