Last night, I watched an Oprah Winfrey Show in Metro TV. it was a good show, as oprah always had. She was talking about Slowing Everything Down. She started with a story and a talkshow with a mother who left her baby in a car for 8 hours. And it was in the middle of hot August… The baby died because of the heat. The police took the mother to the police station and asked her for almost 2 hours. She forgot that she had a baby in her car. She did her usual routine in her office (she was a teacher). She kept blaming her self and said that a good mother wouldn’t do such thing.

Yang menarik dari acara itu adalah bagaimana oprah menanggapi kecelakaan itu. Dia tidak menyalahkan sang ibu, tapi ia membesarkan hatinya dengan mengatakan bahwa si bayi telah menjadi malaikat dan meninggalkan pesan yang sangat dalam kepada semua ibu di dunia yang menyaksikan acara ini. Kata oprah, ibu-ibu yang mendengar kisah itu, akhirnya tersadar bahwa kejadian itu bisa saja menimpa anak-anak mereka. Dan itu terjadi karena mereka berusaha keras untuk menjadi ibu yang sempurna.

Ibu yang sempurna adalah ibu yang mengerjakan semuanya dengan sempurna. Merawat anak-anak, mengantar mereka ke sekolah, mengurus rumah, mengerjakan tugas-tugas kantor dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan tanpa jeda, akibatnya mereka kelelahan (overwhelmed). Dampaknya lagi, beberapa ibu lalai untuk menjaga anak-anaknya, karena mereka memilih untuk beristirahat. dan ini lah yang terjadi pada ibu-ibu di Amerika. Oprah juga menghubungkan beberapa ibu yang mengalami ‘short term memory lost’ dan meninggalkan anak-anak mereka dalam bahaya. Ada ibu yang saking lelah dan ingin tidur, membiarkan anaknya bermain-main dengan telepon. Ketika ia pergi ke kamar sang bayi, ia menemukan leher anaknya terlilit kabel telpon dan wajahnya sudah memerah. Tak diceritakan apakah si bayi selamat atau tidak. Yang pasti, si ibu sangat menyesal dengan kejadian itu.

Moral of the story, Oprah ingin menyampaikan bahwa semua orang perlu slowing down ketika apa yang dikerjakan tiap hari mulai bergerak cepat. Salah seorang narasumber, yaitu penulis buku (aku lupa namanya) mengatakan bahwa semua orang, khususnya ibu, perlu meluangkan waktu 20-30 menit untuk dirinya sendiri setiap hari. Waktu ini dipakai untuk merangkum apa saja yang telah terjadi kemarin dan apa yang akan dilakukan hari ini. Waktu ekstra selama 20-30 menit itu sangat berharga dan akan menjadikan ibu tetap ‘memiliki dirinya’..

Bagiku, tayangan dari Oprah itu cukup menarik dan sangat pas dengan momen perasaan yang aku rasakan. Bagiku, waktu ekstra itu merupakan saat dimana aku perlu menjadi diriku sendiri. Bukan seorang istri, ibu atau dosen. Dan aku melakukannya tiap hari. Tak lama, hanya 10-15 menit saja.

Yang paling pas lagi, aku membaca sebuah buku berjudul ‘Kenapa Aku Merasa Sangat Sibuk dan Lelah’. Bab yang aku baca adalah mengenai kebiasaan makan. Buku itu mengatakan bahwa ternyata banyak orang yang makin jarang meluangkan waktu untuk makan di meja makan. Padahal kebiasaan ini sama pentingnya dengan meluangkan waktu 20-30 menit untuk menjadi diri sendiri seperti yang disarankan oleh Oprah.

Wow, ternyata bagi manusia modern, sekedar meluangkan waktu untuk makan adalah hal yang penting.