Posting kali ini tentang bagaimana sosiolog melihat keseimbangan dan keteraturan dalam masyarakat.

Dalam kajian teori sosiologi, salah satu mahzab yang paling terkenal adalah mahzab Strukturalisme Fungsional yang dipopulerkan oleh Talcott Parsons. Inti dari pemikiran Parsons adalah masyarakat selalu berada dalam situasi yang teratur, seimbang. Masyarkat dilihat sebagai sebuah kesatuan organ yang saling membutuhkan dan tergantung. JIka ada satu bagian yang ‘sakit’ (dalam bahasa Parsons: disfungsi), maka keseluruhan sistem masyarakat akan mengalami gangguan. Konsekuensinya, akan muncul konflik atau bagian tersebut akan hilang. Konflik  dan/atau hilangnya bagian tersebut, menurut Parsons adalah upaya masyarakat tersebut untuk mencapai keseimbangan dan keteraturan baru.