Saya alergi dengan istilah penelitian. Apa yang saya lakukan ini hanyalah pemeriksaan di lapangan terhadap program pemerintah.

Kalimat ini saya dengar dalam sebuah diskusi diseminasi hasil penelitian beberapa waktu lalu. Saya cukup kaget dengan pernyataan ini. Bagi saya, jika ia tidak suka dengan istilah penelitian, lalu mengapa ia memilih metode ini untuk melihat kinerja pemerintah? Mengapa ia tidak menggunakan metode lain, misalnya pendampingan masyarakat?

Saya mencoba memahami cara berpikir peneliti itu. Bagi banyak orang, penelitian masih dianggap sebagai hal yang rumit, terlalu ilmiah dan berada di menara gading. Tak bisa dipungkiri, banyak hasil penelitian yang berakhir di rak perpustakaan dan sulit diakses karena berbagai alasan. Persoalan yang dialami masyarakat tidak kunjung selesai meski ribuan penelitian telah dilakukan. Melakukan penelitian juga berarti harus siap dengan serangkaian prosedur yang ketat, validasi data dan analisis yang mendalam. tak heran, banyak yang lebih suka untuk terjun langsung ke masyarakat, mendampingi mereka sembari berproses dan melakukan perubahan sosial.

Bagi saya, tak ada yang salah dengan ke dua metode ini. Ini soal pilihan dan konsekuensi atasnya. Namun, menyatakan alergi untuk sesuatu yang telah dilakukan, bagi saya adalah perbuatan pengecut. Jika si peneliti itu (yang adalah seorang pegiat LSM) memang ingin mengubah dan membuat perubahan sosial, maka keseluruhan metode yang telah ditetapkan harus dilakukan. Misalnya, mematuhi prosedur penelitian agar menghasilkan rekomendasi penelitian yang dapat diterapkan. Namun jika ia tak ingin menggunakan penelitian sebagai cara membuat perubahan sosial, maka ia harus konsisten dengan pilihan itu. Ada banyak cara melakukan perubahan sosial tanpa harus mengecilkan peran penelitian dan penelitinya.

Akan tetapi, lain ceritanya kalo ia melakukan penelitian atas dasar pesanan dan sekedar menjalankan tugas sebagai ‘staf’ LSM. Jika demikian, maka ia tak ubahnya tukang, yang mengerjakan pekerjaan tanpa didasari passion dan ideologi.. and it’s so sad..:(